Sedikit Coretan Tentang New Media

6 10 2010

Kata itulah yang kini sedang marak diperbincangkan dikalangan masyarakat pada umumnya dan dikalangan mahasiswa Gunadarma tingkat 2 jurusan IT khususnya.  Sebenarnya apa sih new media itu? Kawan-kawan mungkin lebih tahu dibanding saya akan pengertian new media secara teoritis. Kali ini saya akan mengangkat tema tentang new media. Menurut pengertian dari kamus terjemahan Inggris-Indonesia yang saya baca new media terdiri dari 2 kata, yaitu new dan media, dimana arti dari kata new itu adalah baru dan media adalah media atau perantara. Jadi, dapat saya simpulkan bahwa new media adalah media atau perantara baru yang digunakan manusia di zaman yang serba modern ini yang berguna untuk mempermudah memperoleh atau mengerjakan suatu pekerjaan. New media juga dapat diartikan sebagai penggabungan dari berbagai media konvensional, dan dari penggabungan media tersebut dapat kita peroleh sebuah media baru yang dapat mencakup fungsi dari berbagai macam media yang digabungkan tersebut.

Berdasarkan yang saya baca pada salah satu buku yang berjudul Digital Cultures understanding New Media, by Gleen Creeber and Royston Martin, saya dapatkan sedikit pengertian tentang new media.
Tidak ada satupun metode yang mengatur atau pun penjelasan kerangka teori untuk mempelajari New Media. Pendekatan secara metodologis dan teoritis pernah dianggap sebagai definitive. Memang, seperti Daud Bell menunjukkan dalam bab berikut, kompleksitas teoritis yang melambangkan New Media bahkan mungkin mencerminkan permainan dalam penelitian. Web saat ini menunjukkan keterbukaan New Media untuk ‘Cut and Paste’ berbeda metode dan pendekatan teoritis bersama-sama. Namun, meskipun ada, mungkin tidak benar-benar menjadi sesuatu hal yang menjelaskan ‘teori digital’, yang seharusnya tidak menghalangi kita untuk menemukan dan mengeksplorasi satu set baru isu teoritis dan metodologi. Jika kita menghargai pendekatan-pendekatan teoretis baru yang ditujukan ke New Media, mungkin sangat penting bahwa pertama kita menguraikan cara media yang cenderung dianalisis dan menjelaskan historis.

Oke…langsung saja kepada contohnya. Disini saya ambil contohnya internet, internet di zaman sekarang ini sudah menguasai dunia dari berbagai kalangan, dimulai dari anak kecil yang masih TK hingga para lansia. Banyak hal positif yang dapat kita ambil dari pemanfaatan internet itu sendiri, salah satu contohnya adalah buku. Di zaman saya SD dulu buku merupakan media satu-satunya untuk belajar dan seperti yang kawan-kawan ketahui kannn harga buku itu tidak murah, namun di zaman sekarang ini dengan adanya internet, kita dapat memperoleh buku hanya dengan mendownloadnya saja dan yang terpenting adalah kita tidak lagi sulit mencari halaman berapa-berapanya tentang suatu bahasan. Jika dengan buku kita harus mencari halaman berapa bahasan tentang pengelolaan internet dalam buku TIK (*misalnya), kini dengan adanya internet kita hanya perlu memasukkan keyword yang akan kita cari pada search engine, maka halaman yang kita cari tersebut akan langsung tertuju. Woooww…

Selain contoh tersebut saya ingin memberi sedikit contoh lagi. Dengan adanya internet juga memudahkan kita untuk mengakses berbagai hal yang kita butuhkan, mulai dari hal yang terkecil sampai kepada hal yang paling fatal dapat diakses oleh para penggunanya. Dahulu televisi (TV) merupakan barang yang sangat berharga dan bahkan ada disuatu desa yang masih jauh dari teknologi mereka jika ingin melihat tayangan televisi harus pergi ke rumah lurah atau orang-orang tertentu, namun sekarang zaman sudah serba modern, dengan handphone (*yang ada fiturnya) dapat menikmati tayangan televisi mulai dari sinetron sampai telenovela dalam genggamannya. Bahkan dengan new media (internet) kita dapat berteman dan mengenal banyak orang dari berbagai belahan dunia hanya dengan duduk manis didepan komputer / handphone + internet. Jika kita tidak ingat waktu, maka akan habislah waktu kita berjam-jam hanya untuk hal ini, maka dari itu kita jangan salah gunakan manfaat utama dari adanya new media. Dengan internet juga kita dapat mengakses internet banking, penjualan (bisnis) online, dll. Maka dari itu kini dunia serasa sempit karena kita dapat berkeliling dunia hanya dengan meluangkan waktu kita di depan komputer. Dan masih banyak lagi contoh-contoh lain dari new media.
New media selain dapat berdampak positif juga dapat berdampak negatif, semua itu tergantung kepada siapa yang menggunakannya. Contohnya saja internet, berbagai hal terdapat dalam internet, mulai dari yang berbau agamis hingga yang berbau sex terdapat di dalamnya. Bahaya jika ada anak-anak di bawah umur yang mengakses situs-situs yang tidak diperuntukkan kepada anak-anak di bawah umur. Jika demikian semua itu bergantung kepada siapa yang menggunakannya? Untuk hal apa? Seberapa kuat iman kita?
Sooo, jangan jadikan segala yang negatif tersebut sebagai suatu kebiasaaan (habitual). Ambil yang positifnya dengan adanya new media ini.

Kesimpulan
New media adalah suatu penggabungan dari beberapa media menjadi satu media yang dapat mengakses semua media yang kita butuhkan dan dapat memudahkan kita. Inti dari adanya new media itu sendiri adalah untuk memudahkan kita semua untuk mendapatkan apa yang kita inginkan agar dapat terangkum dalam satu wadah yang mudah untuk di akses.
Mungkin tulisan ini agak keluar dari konteks new media yang sebenarnya. Namun, saya hanya berusaha untuk menyampaikan apa yang saya tahu tentang new media. Biar bagaimanapun, bagi saya lebih baik salah daripada menjadi seorang ‘plagiat’. 

Referensi dari:
Digital Cultures understanding New Media, by Gleen Creeber and Royston Martin


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: