Pengaruh New Media

31 10 2010

Sebenarnya pengaruh dari new media telah saya bahas pada postingan sebelumnya, disini saya hanya ingin menambahkan sepatah dua patah kata tentang pengaruh (dampak) dari new media.
Langsung saja ke materi pembahasan kita kali ini, cekidotttt…
Setiap perubahan pasti menimbulkan pengaruh atau yang lebih sering kita dengar dampak, dimana dampak itu sendiri dapat berupa dampak yang positif dan dampak yang negatif. Nahh, yang pertama akan saya bahas adalah dampak positifnya. Saya ambil contoh dari new media itu adalah internet, seperti yang telah kita ketahui internet sebenarnya banyak memberikan dampak positif jika kita memanfaatkannya dengan tepat. Internet memungkinkan kita untuk menjelajahi dunia dan memperoleh berbagai informasi yang kita butuhkan, hamper semua informasi dapat kita peroleh dengan adanya internet. Dengan adanya internet kita dapat berkomunikasi dengan orang yang berada dibelahan Negara lain hanya dengan bermodalkan internet, yaitu dengan email (electronic mail). Kita juga dapat berniaga dengan memanfaatkan internet, dengan internet kita dapat mempromosikan produk yang kita jual dengan suatu web (website) ataupun blog. Dan bagi saya sendiri khususnya, dengan adanya internet saya dapat mengerjakan tugas-tugas kuliah dan mendapatkan berbagai modul yang dibutuhkan sebagai bahan pembelajaran. Contohnya saja, dosen-dosen jaman sekarang jika memberi tugas kepada mahasiswanya mayoritas via email. :)

Nahh..setelah kita membahas dampak positifnya, sekarang waktunya bahas dampak negatifnya dari internet. Setiap ada dampak positif, sejatinya juga ada dampak negatifnya. Nahh, internetpun demikian, tidak sedikit dampak negatif yang ditimbulkan dengan adanya internet. Internet dapat diakses oleh siapapun dan kapanpun. Nahh, untuk para orang tua hendaknya mengontrol anak-anaknya jika sedang browsing atau surfing di internet. Salah-salah situs xxx yang dibuka oleh si anak. Bukannya saya mau suudzan, tetapi biasanya sih gitu.  Selain hal tersebut, dengan internet juga memungkinkan seorang penjahat beraksi di dunia maya, sering kita dengar dengan istilah cyber crime. Biasanya kejahatan terjadi dalam dunia perbankan, karena dengan ebanking atau dengan sms banking memungkinkan dan istilahnya member lahan untuk para hacker yang tidak bertanggung jawab untuk merampok (mencuri) uang para nasabah. Selain itu kejahatan jjuga biasanya terjadi lewat situs-situs pertemanan seperti facebook, twitter, ebuddy, dll. Seperti yang pernah saya lihat diberita salahsatu stasiun televisi, para gadis-gadis diculik setelah berkenalan dengan orang misterius di facebook. Wahh, yang demikian mungkin yang sudah benar-benar kecanduan dengan internet dan ia tidak memikirkan dampak ke depannya.

Sebenarnya sih masih banyak yang ingin saya tuliskan tentang dampak positif dan dampak negatifnya dari new media, namun apa boleh buat. Kalau saya tuliskan semuanya mungkin akan menjadi artikel yang terlalu panjang dan terkesan membosankan. Jadi, hanya ini dulu yang dapat saya tuliskan pada postingan kali ini.

Kesimpulan yang dapat saya ambil dari tema new media adalah semakin banyak media-media baru yang bermunculan di era globalisasi ini dan dari media-media yang muncul tersebut sejatinya memiliki dampak yang bersifat positif dan berdampak negatif. Untuk itu, hanya keimanan dalam diri kita sendiri lah yang dapat mengontrol kita untuk menjauhkan diri kita dari segala sesuatu yang negatif tersebut, selain itu peran orang tua juga sangat penting untuk mengontrol aktifitas anak-anaknya di dunia maya.
Atas segala perhatiannya saya mengucapkan banyak-banyak terima kasih. Mohon kritik dan sarannya untuk memperbaiki segala kekurangan yang terdapat pada postingan-postingan saya.





MEMBUAT ANIMASI TULISAN WARNA-WARNINYA BERGERAK

6 10 2010

Langkah pertama yang kita perlukan sebelum membuat animasi ini adalah membuat layer sebanyak 3 layer,

Ket:
Layer teks digunakan untuk membuat teks dasar.
Layer warna digunakan untuk membuat animasi dari tulisan tersebut.
Layer teks2 digunakan untuk membubuhkan garis agar teks dasar dapat terlihat.

Okelah kalo begitu, kita mulai saja membuat this project.
Pertamax tamax kita buat teks pada layer teks dengan menggunakan teks tool:
Contoh:

Setelah kita buat teks, langkah selanjutnya adalah memisahkan huruf-huruf tersebut dengan BREAK APART.
Caranya: klik Modify > Break Apart
Setelah itu kita break apart sekali lagi hingga tulisan yang kita buat itu menjadi ada bintik-bintiknya
Caranya sama seperti tadi, yaitu: klik Modify > Break Apart
Atau jika ingin menggunakan cara cepatnya, denga cara menekan: ctrl B dan ctrl B.

Setelah kita break apart, tulisan yang kita buat kita copy ke layer teks2.
Dengan cara: ctrl C lalu ctrl shift v.

Setelah kita tekan ctrl shift v, selanjutnya adalah member garis pada tulisan tersebut(pada layer teks2) dengan ink bottle tool atau hanya cukup menekan S.
Hingga tulisan menjadi seperti:

Setelah kita beri warna, kita delete warna isi dari hurufnya, hingga tersisa hanya garis saja di layer teks2.
PERLU DI INGAT: HANYA PADA LAYER TEKS2 YANG DIBERI GARIS dan DIHILANGKAN WARNA ISI DARI HURUFNYA.
Selanjutnya kita akan membuat kotak berwarna yang akan bergerak pada saat animasinya kira jalankan.
Kita sekarang bekerja di layer warna.
Buat kotak berwarna sepanjang tulisan yang kita buat.

Setelah kita buat, klik kanan pada kotak tersebut dan pilih Convert To Symbol dan pilih Movie Clip atau Graphic. (bisa juga kita tekan F8)

Setelah selesai sampai tahap ini, sekarang kita hanya tinggal bermain dengan frame pada timelinenya.
Kita masukkan keyframe dengan cara klik kanan > insert Keyframe
Kita bebas menentukan hingga frame keberapa saja kita insertnya.
Disini saya membuatnya hingga frame 50 saja.
Dan pada layer warna di frame ke 25nya kita insert keyframe lagi.
Caranya sama seperti tadi.
Seperti:

Selanjutnya pada layer warna > pada frame 25 > kotak yang telah kita buat, kita geser kebawah hingga ke batas teratas.
Seperti:

Setelah itu kita bermain pada frame di timelinenya saja.
Sekarang kita tinggal memerintahkan kotak tersebut untuk bergerak.
Caranya dengan : klik kanan pada pertengahan frame 1-25di layer warna (jangan yang pas ada titiknya ya!) > create motion tween. Ulangi cara ini untuk frame 25-50nya.

Dikatakan berhasil jika terlihat seperti :

Setelah itu kita mask, yaitu dengan cara: klik kanan pada layer teks > mask
Jika berhasil maka akan terlihat seperti:

Setelah selesai sampai tahap ini, kita tinggal tekan CTRL+ENTER ajjah!!!
GUDLAK YA BUAD YANG PENGEN NYOBA…





Sedikit Coretan Tentang New Media

6 10 2010

Kata itulah yang kini sedang marak diperbincangkan dikalangan masyarakat pada umumnya dan dikalangan mahasiswa Gunadarma tingkat 2 jurusan IT khususnya.  Sebenarnya apa sih new media itu? Kawan-kawan mungkin lebih tahu dibanding saya akan pengertian new media secara teoritis. Kali ini saya akan mengangkat tema tentang new media. Menurut pengertian dari kamus terjemahan Inggris-Indonesia yang saya baca new media terdiri dari 2 kata, yaitu new dan media, dimana arti dari kata new itu adalah baru dan media adalah media atau perantara. Jadi, dapat saya simpulkan bahwa new media adalah media atau perantara baru yang digunakan manusia di zaman yang serba modern ini yang berguna untuk mempermudah memperoleh atau mengerjakan suatu pekerjaan. New media juga dapat diartikan sebagai penggabungan dari berbagai media konvensional, dan dari penggabungan media tersebut dapat kita peroleh sebuah media baru yang dapat mencakup fungsi dari berbagai macam media yang digabungkan tersebut.

Berdasarkan yang saya baca pada salah satu buku yang berjudul Digital Cultures understanding New Media, by Gleen Creeber and Royston Martin, saya dapatkan sedikit pengertian tentang new media.
Tidak ada satupun metode yang mengatur atau pun penjelasan kerangka teori untuk mempelajari New Media. Pendekatan secara metodologis dan teoritis pernah dianggap sebagai definitive. Memang, seperti Daud Bell menunjukkan dalam bab berikut, kompleksitas teoritis yang melambangkan New Media bahkan mungkin mencerminkan permainan dalam penelitian. Web saat ini menunjukkan keterbukaan New Media untuk ‘Cut and Paste’ berbeda metode dan pendekatan teoritis bersama-sama. Namun, meskipun ada, mungkin tidak benar-benar menjadi sesuatu hal yang menjelaskan ‘teori digital’, yang seharusnya tidak menghalangi kita untuk menemukan dan mengeksplorasi satu set baru isu teoritis dan metodologi. Jika kita menghargai pendekatan-pendekatan teoretis baru yang ditujukan ke New Media, mungkin sangat penting bahwa pertama kita menguraikan cara media yang cenderung dianalisis dan menjelaskan historis.

Oke…langsung saja kepada contohnya. Disini saya ambil contohnya internet, internet di zaman sekarang ini sudah menguasai dunia dari berbagai kalangan, dimulai dari anak kecil yang masih TK hingga para lansia. Banyak hal positif yang dapat kita ambil dari pemanfaatan internet itu sendiri, salah satu contohnya adalah buku. Di zaman saya SD dulu buku merupakan media satu-satunya untuk belajar dan seperti yang kawan-kawan ketahui kannn harga buku itu tidak murah, namun di zaman sekarang ini dengan adanya internet, kita dapat memperoleh buku hanya dengan mendownloadnya saja dan yang terpenting adalah kita tidak lagi sulit mencari halaman berapa-berapanya tentang suatu bahasan. Jika dengan buku kita harus mencari halaman berapa bahasan tentang pengelolaan internet dalam buku TIK (*misalnya), kini dengan adanya internet kita hanya perlu memasukkan keyword yang akan kita cari pada search engine, maka halaman yang kita cari tersebut akan langsung tertuju. Woooww…

Selain contoh tersebut saya ingin memberi sedikit contoh lagi. Dengan adanya internet juga memudahkan kita untuk mengakses berbagai hal yang kita butuhkan, mulai dari hal yang terkecil sampai kepada hal yang paling fatal dapat diakses oleh para penggunanya. Dahulu televisi (TV) merupakan barang yang sangat berharga dan bahkan ada disuatu desa yang masih jauh dari teknologi mereka jika ingin melihat tayangan televisi harus pergi ke rumah lurah atau orang-orang tertentu, namun sekarang zaman sudah serba modern, dengan handphone (*yang ada fiturnya) dapat menikmati tayangan televisi mulai dari sinetron sampai telenovela dalam genggamannya. Bahkan dengan new media (internet) kita dapat berteman dan mengenal banyak orang dari berbagai belahan dunia hanya dengan duduk manis didepan komputer / handphone + internet. Jika kita tidak ingat waktu, maka akan habislah waktu kita berjam-jam hanya untuk hal ini, maka dari itu kita jangan salah gunakan manfaat utama dari adanya new media. Dengan internet juga kita dapat mengakses internet banking, penjualan (bisnis) online, dll. Maka dari itu kini dunia serasa sempit karena kita dapat berkeliling dunia hanya dengan meluangkan waktu kita di depan komputer. Dan masih banyak lagi contoh-contoh lain dari new media.
New media selain dapat berdampak positif juga dapat berdampak negatif, semua itu tergantung kepada siapa yang menggunakannya. Contohnya saja internet, berbagai hal terdapat dalam internet, mulai dari yang berbau agamis hingga yang berbau sex terdapat di dalamnya. Bahaya jika ada anak-anak di bawah umur yang mengakses situs-situs yang tidak diperuntukkan kepada anak-anak di bawah umur. Jika demikian semua itu bergantung kepada siapa yang menggunakannya? Untuk hal apa? Seberapa kuat iman kita?
Sooo, jangan jadikan segala yang negatif tersebut sebagai suatu kebiasaaan (habitual). Ambil yang positifnya dengan adanya new media ini.

Kesimpulan
New media adalah suatu penggabungan dari beberapa media menjadi satu media yang dapat mengakses semua media yang kita butuhkan dan dapat memudahkan kita. Inti dari adanya new media itu sendiri adalah untuk memudahkan kita semua untuk mendapatkan apa yang kita inginkan agar dapat terangkum dalam satu wadah yang mudah untuk di akses.
Mungkin tulisan ini agak keluar dari konteks new media yang sebenarnya. Namun, saya hanya berusaha untuk menyampaikan apa yang saya tahu tentang new media. Biar bagaimanapun, bagi saya lebih baik salah daripada menjadi seorang ‘plagiat’. 

Referensi dari:
Digital Cultures understanding New Media, by Gleen Creeber and Royston Martin





RUBY COMPLETE FOR EXAM

21 05 2010

puts “+———————–+”
puts “| Pilihan! |”
puts “+———————–+”
puts “| 1. Kalkulator |”
puts “| 2. Bintang |”
puts “| 3. Ganjil Genap |”
puts “| 4. Faktorial |”
puts “| 5. Exit |”
puts “+———————–+”
puts “+———————–+”
print ” Masukkan Pilihan : “
a=gets.to_i
puts “+———————–+”
if a == 1
puts “+———————-+”
puts “| Program Kalkulator |”
puts “+———————-+”
print “masukkan bilangan ke-1: “
x=gets.to_i
print “masukkan bilangan ke-2: “
i=gets.to_i
a=x+i
b=x-i
c=x*i
d=x/i
print x,” + “,i,” = “,a
print “\n”
print x,” – “,i,” = “,b
print “\n”
print x,” * “,i,” = “,c
print “\n”
print x,” : “,i,” = “,d
puts “\n”
elsif a == 2
puts “+———————-+”
puts “| Program Bintang |”
puts “+———————-+”
print “masukkan jumlah baris:”
i=gets.to_i
k=0
for i in 1..i do
for k in 1..i do
print “*”
i=i+1
end
puts ” “
end
elsif a == 3
puts “+———————-+”
puts “| Program Ganjil Genap |”
puts “+———————-+”
print ” Masukkan Nilai Awal: “
i=gets.to_i
while i <= 10
print "#{i} itu "
i=i+1
if i <= i^1
print "ganjil"
else
print "genap"
end
puts " "
end
elsif a == 4
puts "+———————-+"
puts "| Program Faktorial |"
puts "+———————-+"
def faktorial(y)
if y==0
return 1
else
return (y*faktorial(y-1))
end
end
print "masukkan nilai awal = "
x = gets.to_i
while x <= 10
print "faktorial #{x} = "
puts faktorial(x)
x=x*2
end
elsif a == 5
exit=true
else
puts “+——————————+”
puts “| created by : andi syuryadinata |”
puts “+——————————+”
end





PROGRAM CETAK GANJIL GENAP (with RUBY)

21 05 2010

Listing Program
print ” Masukkan Nilai Awal: “
i=gets.to_i
while i <= 10
print "#{i} itu "
i=i+1
if i <= i^1
print "ganjil"
else
print "genap"
end
puts " "
end

Logika Program Genap Ganjil
print “Masukkan Nilai Awal: “
Pernyataan diatas digunakan untuk mencetak kata “Masukkan Nilai Awal: ”.

i=gets.to_i
Pernyataan diatas digunakan untuk mendeklarasikan bahwa variable i digunakan untuk memberikan masukkan (inputan) angka pada saat program dijalankan dengan tipe data berupa integer, karena pernyataan .to_i digunakan untuk mendeklarasikan inputan sebagai integer.

while i <= 10
Pernyataan diatas digunakan sebagai kondisi perulangan dengan ketentuan program akan berhenti mengeksekusi jika telah mencapai nilai 10.

print "#{i} itu "
Pernyataan diatas digunakan untuk mencetak “(nilai dari i yang kita input sebagai nilai awal) itu ”
Pada pertama kali eksekusi program akan mencetak nilai awalnya (asli), namun pada eksekusi program berikutnya akan digunakan operasi penjumlahan pernyataan i=i+1.

i=i+1
Pernyataan diatas digunakan untuk melakukan perhitungan aritmatik, yaitu penjumlahan. Yaitu melakukan penjumlahan antara nilai i yang pertama kali kita input dengan bilangan 1.

if i <= i^1
print "ganjil"
else
print "genap"
end
Pernyataan diatas digunakan sebagai kondisi percabangan, jika nilai i lebih kecil sama dengan dari nilai i pangkat 1, maka program akan mencetak kata “ganjil”. Namun jika nilai i tidak lebih kecil sama dengan dari nilai i pangkat 1, maka program akan mencetak kata “genap”.





PROGRAM SEGITIGA BINTANG (with RUBY)

21 05 2010

print “masukkan jumlah baris:”
i=gets.to_i
k=0
for i in 1..i do
for k in 1..i do
print “*”
i=i+1
end
puts ” “
end





MANUSIA DAN PENDERITAAN

9 05 2010

Penderitaan berasal dari kata derita. Kata derita berasal dari bahasa sansekerta dhra artinya menahan atau menanggung. Derita artinya menanggung atau merasakan sesuatu yang tidak menyenangkan. Penderitaan itu dapat berbentuk lahir atau batin, keduanya termasuk penderitaan ialah keluh kesah, kesengsaraan, kelaparan, kekenyangan, kepanasan dan lain-lain.

Dalam riwayat Nabi Muhammad SAW pun, diceritakan bahwa beliau dilahirkan sebagai anak yatim dan kemudian yatim piatu, yang dibesarkan kakeknya kemudian pamannya. Beliau menggembala kambing bekerja pada orang, dan sebagainya. Bahkan sebagian besar hidupnya mengalami penderitaan yang luar biasa.

Pada waktu kita membaca riwayat hidup para tokoh, kita dihadapkan pada jiwa besar, harga diri, berani karena benar, rasa tanggung jawab, semangat membaca, dan sebagainya. Semua itu menjadi pelajaran yang sangat berharga bagi kita. Di sana tidak kita temui jiwa munafik, plin-plan, cengeng, dengki, iri, dan sebagainya.

A. Siksaan

Siksaan manusia menimbulkan kreativitas bagi orang yang pernah mengalami siksaan atau orang lain yang berjiwa seni yang menyaksikan langsung atau tak langsung. Hal itu terbukti denngan banyaknya tulisan, baik berupa berita, cerpen, ataupun novel yang mengisahkan siksaan. Dengan membaca hasil seni yang berupa siksaan, kita akan dapat mengambil hikmanya. Karena kita dapat menilai arti manusia, harga diri, kejujuran, kesabaran, dan ketakwaan, tetapi juga hati yang telah dikuasai nafsu setan, kesadisan tidak mengenal peri kemanusiaan dan sebagainya.

B. Rasa sakit

Rasa sakit adalah rasa yang penderita akibat menderita suatu penyakit. Rasa sakit ini dapat menimpa setiap manusia. Kaya-miskin, besar-kecil, tua-muda, berpangkat atau rendahan tak dapat menghindarkan diri darinya. Orang bodoh atau pintar, bahwa dokter sekalipun.

C. Neraka

Berbicara tentang neraka, kita selalu ingat kepada dosa. Juga terbayang dalam ingatan kita, siksaan yang luar biasa, rasa sakit,  dan penderitaan yang hebat. Jelaslah bahwa antara neraka, siksaan, rasa sakit, dan penderitaan terhadap hubungan tak dapat dipisahkan satu sama lain.








Follow

Get every new post delivered to your Inbox.